Sudah berlangganan artikel blog ini via RSS Feed?

Selasa, 02 Maret 2010

Pembunuh Blogger itu bernama Facebook


Seberapa sering Anda mengupdate status Facebook Anda? Sekali sehari, atau tiga kali sehari seperti siklus makan Anda tiap hari, atau bahkan berkali-kali setiap pergerakan hidup Anda diupdate statusnya di media pertemanan ini.

Bicara tentang Update Status Facebook saya punya kawan dari Bali, salah satu kaos maker yang punya lapak di plasa kaos. Beliau pernah buat kaos dengan title “Facebook is more addictive then sex”. Eits… jangan langsung mengerutkan dahi dulu ya. Mau tahu disebalik alasan beliau buat kaos ini?




Beliau kata, “Menanggapi komentar Saudara,coba bandingkan orang yang baru nikah dan orang yang baru mengenal facebook. Baru nikah, paling banter berapa kali sih melakukan aktifitas sex? 3?4?5?6? Dan coba ingat-ingat waktu kita pertama kenal facebook. Update status, comment, upload photo. Berapa kali anda lakukan dlm sehari..? Kalo masalah kebosanan. Faktor usia akan membuat anda akan bosan dengan sex.”

Kalau menurut saya, tergantung situasi, kondisi, dan toleransi diri (seperti lagu Slank aja :p) Bagaimana dengan Anda, Beda boleh kan??

Mungkin bisa dibilang ini tahunnya facebook, dan seperti biasanya di Negara ini penduduknya musiman, tidak mau ketinggalan dengan trend terbaru. Kita tengok bagaimana perusahaan telekomunikasi memanfaatkan musim facebook. Mereka berlomba-lomba untuk menggaet pelanggannya melalui sarana dan kemudahan mengakses facebook.

Lalu bagaimana dengan perkembangan Blog saat ini???

Banyak orang beranggapan Facebook adalah ancaman terbesar bagi BLOG saat ini.

Karena adanya facebook yang merupakan jenis microblog yang sangat digemari orang kebanyakan saat ini, dapat memangkas kreatifitas blogger dalam mengekspresikan diri. Mungkin alasan ini berlaku bagi para blogger yang seneng curhat kali ya.

Alasan selanjutnya di Facebok kita bisa juga membuat tulisan di Notes sama seperti di Blog. Mungkin alasan ini cocok bagi blogger yang malas login ke accountnya.

Alasan berikutnya karena di Facebok status dan notes yang dilempar bisa mendapatkan coment yang banyak. Mungkin alasan ini berlaku bagi Blogger yang suka diperhatikan.

Mungkin masih banyak segudang alasan dibelakang sana. Tetapi bagi Blogger sejati beribu alasan tak jadi penghalang, jutaan godaan tak jadikan aral rintangan, diapresiasi atau tidak karya kita itu bukan urusan. Yang penting bisa Nge Blog aja sudah senang. Sosialisaikan Blog sehat… untuk Indonesian Blogger..

Salam

Baca Lanjutannya → Pembunuh Blogger itu bernama Facebook

Sabtu, 27 Februari 2010

Batam Blogger Community


Blog menurut wikipedia merupakan singkatan dari "web log" adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh PyraLab sebelum akhirnya PyraLab diakuisi oleh Google.Com pada akhir tahun 2002 yang lalu. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.

Di Indonesia tanggal 27 Oktober merupakan hari keramat bagi para Blogger Tanah Air. Tepatnya tanggal 27 Oktober 2007 dimulainya perhelatan Pesta Blogger I bertempat di Blitz Megaplex, Grand Indonesia. Acara itu sendiri diikuti oleh sekitar 500 blogger. Dan sampai sekang Pesta Blogger senantiasa diadakan untuk memperingati hari bersejarah



Sedangkan di Batam Komunitas Blogger lahir pada tanggal 23 February 2008. Sudah 2 tahun Batam Blogger Community hidup ditanah Batam. Dan jumlah Blogger makin hari makin bertambah.

Meskipun saya bukan Blogger Addict, setidaknya saya ikut seneng dengan bertambahnya umur BBC. Pengen tahu lebih jelas tentang BBC. Klik aja batamblogger.com , nah jika Anda adalah salah satu Blogger yang berdomisili di Batam ada baiknya Anda gabung di Komunitas ini...


Salam

Baca Lanjutannya → Batam Blogger Community

Selasa, 15 September 2009

Studio Animasi Pertama di Batam



Pulau Batam yang merupakan pulau kembaran dari Singapura, adalah salah satu macannya Indonesia, yang juga dikenal sebagai Kota Indutri. Tetapi siapa sangka bahwa dibalik potensi besar kota Batam, ternyata Kota ini dijadikan Markas Studio Animasi Terbesar se Asia Pasifik. Infinite Frameworks Studios (IFW), pilihan nama yang digunakan Studio Animasi ini.

IFW ini berlokasi di Turi Beach Resort Nongsa Batam. Kota Batam yang berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, adalah salah satu alasan Infinite Frameworks Studios (IFW) untuk menempatkan studio animasinya disana. Dan dengan adanya IFW berlokasi di Batam, ini akan memancing industri animasi yang lain untuk melirik Batam sebagai tempat yang representative untuk menjalankan indutri Animasi. Dan diharapkan Batam akan menjadi habitat baru bagi dunia Insudtri animasi. Ini Sesuai dengan pendapat Daniel Harjanto sebagai salah satu Animator Senior dari Indonesia yang menggawangi IFW.

Infinite Frameworks Studios sendiri diisi oleh ahli Animasi yang berbakat dari seluruh penjuru Indonesia. Jadi tidak heran bila IFW di klaim sebagai produksi asli Indonesia, mengingat 95 % pekerjanya Adalah orang Indonesia.



Turi Beach Resort adalah salah satu tempat yang beruntung, karena dijadikan sebagai tempat untuk mengekspresikan kreatifitas teman-teman dari IFW untuk menghasilkan karya-karya emasnya. Studio Animasi ini, mulai digunakan pada tahun 2006 dan telah mengalami berbagai macam perubahan. Studio ini dilengkapi fasilitas modern, dan sangat nyaman. Terdiri dari 3 Studio besar, untuk melakukan proses produksi.

Sekilas memang seperti Warnet atau game Center, jika Anda berkunjung ke Studio 3. Karena Studio ini digunakan khusus untuk Animator dan Proses Lay Out. Bisa Anda bayangkan diperlukan 8 sampai 12 jam untuk menyelesaikan durasi 12 detik saja dari film animasi. Cukup rumit bukan? Jadi wajar kiranya jika Studio ini dibuat senyaman mungkin, mengingat good mood sangat dibutuhkan untuk membuat karya Animasi.

IFW sendiri telah menghasilkan karya-karyanya yang beredar dibeberapa penjuru dunia, sebut saja Film Lucky Luke yang tayang di Kanada, Film Garifield yang tayang di Prancis, dan beberapa Film series yang diproduksi di Prancis, dan tidak hanya itu beberapa Iklan di Luar Negeri seperti Coca-cola pun pernah menggunakan tenaga IFW.

Dan untuk saat ini Hasil Karya IFW bisa juga dinikmati di Indonesia, Film “Meraih Mimpi”, film Animasi 3D Musikal pertama di Indonesia. Film ini diadopsi karya Sumber ceritanya sendiri memang dari novel karya penulis Singapura, Minfong Ho, dengan judul “Sing to the Dawn” yang dirilis tahun 1975.

Film Meraih Mimpin ini sendiri digarap IFW hampir 2,5 tahun lamanya, jadi wajar jika hasil yang dihasilkan sangat memuaskan. Dan menurut Mr. Fill (Sutradara Meraih Mimpi) untuk mendapatkan inspirasi karakter utamanya saja memerlukan waktu 6 bulan lamanya. Dan Film ini mengambil Inspirasi dari keadaan perkampungan Pulau Rempang yang terletak di Gugusan Kota Batam.

Bekerja sama dengan The Media Development Authority of Singapore (MDA) dan MediaCorp Raintree Pictures. Versi pertama dari film ini diluncurkan di Singapura, dan diproduksi bersama beberapa artis Singapura untuk pengisi suara, dengan judul “Sing to the Dawn”. Menurut IFW, hal ini dilakukan karena mereka mentargetkan pengakuan internasional terlebih dahulu, baru kemudian masuk ke pasar domestik.

“Meraih Mimpi” sendiri ditulis ulang Scriptnya oleh Nia Dinata dan direncanakan akan diputar serentak di Seluruh Indonesia 16 September 2009.

Bagi Anda pecinta Film Tanah Air, dan Penikmat Film Animasi. Jangan lewatkan Film yang satu ini…. Visit Batam 2010


Baca Lanjutannya → Studio Animasi Pertama di Batam

Pantai Melur


Pantai Melur

Rugi jikalau sudah sampai ke Barelang tetapi tidak mampir ke Pantai Melur. Tepat di Jembatan 5, Anda bisa temukan Indahnya Salah satu Pantai terbaik di Batam. Di Pantai Melur Anda akan disuguhi hamparan pasir putih yang membentang panjang, panorama pantai yang menggoda, dan air laut yang bening. Anda bebas mengekspresikan diri Anda disini, cocok sekali untuk wisata keluarga bersama orang-orang tercinta.

Bagi Anda yang suka untuk merubah warna kulit menjadi agak kecoklat-coklatan, disini tempatnya. Matahari di pantai Melur seakan menghangat untuk menyapa para wisatawan.

Tidak usah khawatir untuk menemukan makanan enak di Pantai Melur, karena di sini telah tersedia beberapa gerai makanan yang menawarkan masakan khas laut, diantaranya kepiting, sotong, dan beberapa jenis ikan tentunya akan menggoda Anda untuk merasakannya.


Pantai Melur adalah salah satu obyek wisata favorite warga Batam, setiap hari libur pantai ini senantiasa penuh oleh para wisatawan. Dan puncaknya Anda bisa jumpai pada saat Hari Raya Idul Fitri. Anda mungkin bisa memasukkan Pantai Melur pada Agenda Perjalanan Anda di Kota Batam. Datang dan kunjungi Batam, Visit Batam 2010.

Baca Lanjutannya → Pantai Melur

Minggu, 23 Agustus 2009

"Meraih Mimpi” Film Animasi Musikal Pertama Asli Indonesia


Sebuah kesuksesan berawal dari sebuah mimpi. Dan dengan modal mimpi disertai usaha yang keras dan tawakal yang tinggi, maka mimpi itu bisa berubah menjadi kenyataan. Seperti Thomas Alva Edison yang bermimpi untuk menemukan bola lampu pijar, dengan usaha yang tanpa kenal lelah (Total ada sekitar 6000 bahan yang dicobanya) akhirnya bisa mewujudkan impiannya dan sampai sekarang masih terasa manfaatnya.

Dan kita patut bangga karena Anak negeri yang terhimpun dalam Kalyana Shira Film, seperti tak ada hentinya mewujudkan mimpinya untuk menciptakan film-film yang berkualitas di Indonesia dengan berbagai macam genre. Tercatat film-film yang dihasilkan oleh production film tersebut telah mencapai kesuksesan dipasaran dan telah menerima beberapa penghargaan baik lokal maupun internasional. Diantara deretan film produksi Kayana Shira Film yang akan selalu diingat oleh anak-anak bangsa adalah Ca Bau Kan, Biola Tak Berdawai, Arisan, dan Janji Joni.


Seperti sebuah mesin yang tidak ada matinya, bekerja sama dengan salah satu Studio Animasi terbesar di Asia Tenggara IFW (Infinite Frameworks Studios) Kalyana Shira Film memproduseri film animasi musikal pertama di Indonesia dengan judul “Meraih Mimpi”. Film animasi ini disajikan dalam format 3D, yang akan membuai Anda masuk kedalam dunia lain khas Indonesia. Film juga di klaim sebagai salah satu film animasi terbesar buatan asli anak Negeri yang tidak kalah dengan film Hollywood.

IFW sendiri yang berlokasi di Turi Beach Resort –Batam, memiliki reputasi yang tidak bisa dipandang dengan sebelah mata. Karena IFW pernah bekerja sama dengan studio internasional untuk memberikan servis animasi untuk pembuatan TV Commercial, TV Series Rollbots dan Garfield yang ditayangkan di Kanada dan Perancis.

Seperti Film Animasi Hollywood yang lain, yang menghadirkan aktor papan atas sebagai pengisi suara. Dalam Film “Meraih Mimpi” juga melibatkan aktor papan atas untuk mengisi tokoh dalam film ini, sebut saja Gita Gutawa, Patton, Surya Saputra, Cut Mini, Shanty, Indra Bekti, Uli Herdinansyah, Ria Irawan, Jajang C Noer, dan Tike Priatnakusumah.

Film kolaborasi antara IFW dan Kalyana Shira Film ini, menceritakan tentang kisah anak perempuan dan keluarganya yang mencintai binatang dan lingkungan dan tak berhenti bermimpi dan berjuang. Seting film ini diambil di perkampungan dan hutan pulau Batam yang juga dihuni dengan berbagai binatang-binatang khas Indonesia, dengan sentuhan tenaga yang professional membuat grafis dan tampilan visual menjadi luar biasa. Yang tidak kalah menariknya adalah sentuhan Trio music director Aghi Narottama, Bemby Gusti, Ramondo Gascaro menjadikan film ini lebih hidup.

Dana (Gita Gutawa), adalah karakter anak perempuan utama di film ini. Ia terpaksa mengikuti tradisi patriarkis di kampungnya dan juga dominasi penguasa tuan tanah yang membebani keluarganya dan seluruh kampung dengan pajak tanah yang keterlaluan. Padahal sebenarnya tuan tanah Pairot (Surya Saputra), berniat mengusir warga demi membangun perhotelan dan kasino. Perjalanan Dana menjadi sangat unik ketika ia sadar bahwa hanya dengan memenangkan kompetisi beasisiwa untuk melanjutakan sekolahnya, ia dapat berjuang melawan ketidak adilan ini. Ditemani dengan binatang-binatang hutan dan Rai (Patton "idola Cilik") adiknya, Dana tidak hanya berhasil mendapatkan beasiswa, tetapi mereka juga menemukan rahasia tuan tanah akan identitasnya yang sebenarnya.

Film Meraih Mimpi ini akan dapat menginspirasi banyak anak-anak di Indonesia dan di Asia Tenggara. Film ini menyiratkan pesan tentang perjuangan dan semangat dalam meraih cita-cita, harapan akan pentingnya toleransi, kesetaraan gender, kasih sayang, saling menghormati dan menghargai anatara satu dan yang lain.

Film ini menjadi layak tonton, karena disaat industri film mengekspose kehidupan barat dan hilangnya identitas bangsa, Film Meraih Mimpi menyuguhkan cerita asli Indonesia dan dilemma kehidupan bangsa ini, dan akan mengetuk hati Anda untuk cinta dengan Bangsa Sendiri. Dengan semangat memperingati Kemerdekaan ke-64 dan mewujudkan rasa cinta terhadap Negara Indonesia, Anda dan keluarga bisa menyaksikan Film Animasi Musikal pertama Asli Indonesia yang ditayangkan serentak pada tanggal 10 September 2009 di Bioskop-biosop kesayangan Anda

Penasaran untuk melihat seperti apa gambaran film ini? Anda bisa melihat trailernya klik disini
http://meraihmimpi.com/trailers.php .

Bagi Anda yang mengaku Orang Batam, jangan lewatkan film ini ya. Jarang-jarang kan Batam diangkat ke layar lebar, sekaligus promo Visit Batam 2010.

Baca Lanjutannya → "Meraih Mimpi” Film Animasi Musikal Pertama Asli Indonesia
 

Mengenai Saya

Kawan Orang Batam